Selasa, 27 Januari 2009

mengisi hatiku

Ia langkahkan kakinya
Mengalir ringan diatas awan putih itu
Masih terbawa seribu wangi cinta dalam parasnya

Engkaulah yang datang
kau yang beri keindahan dalam detik sepiku
Disaat semua teriakan tawa tak mampu beriku ceria
disaat kedua sayapku tak mampu lagi mengalir bersama angin
dan disaat kesepuluh bidadariku tak mampu lagi beriku kenikmatan

Inikah cintamu?
Bukan, ini hanya kau yang terjelma dari nafsumu.
Inikah engkau yang kucari?
Bukan, ini hanya kau yang menjelma menjadi aku.

Terimakasih tlah membuat cintaku tertinggal dan semu
cerdik tuk bermain dalam kasidah cinta yang terlalu suci
membuatnya berbercak dosa
mencuri semua kebijaksanaan untuk tetap di jalanNya

biarlah ini menjadi kesenanganku
biarlah ini menjadi kenakalan masa mudaku
lalu kubiarkan ini menjadi penghianatan hatiku
karena kisah ini, belum ingin aku akhiri

bersamamu, aku kembali berdiri

-manu-

di penghujung remajaku

Dentingku pada dunia tlah menggema
Saat anak merpati sudah bisa membuka sayapnya
memperoleh bulu-bulunya yang putih dan halus
aku pun sudah tinggi
lebih besar dari rahim ibuku
dan sudah cukup puas ku tertawa

Kini saatnya aku tuk lebih cepat
berlari untuk meninggalkan sang waktu
Semakin cepat
tak terlihat
dan aku terbang

Saatnya ku terjaga
karena matahari tlah menyapaku
Aku melihat semuanya
Inilah hidup yang sesungguhnya
Selamat tinggal semuanya …
Petualanganku dimulai

aku pilih kamu

Jalan cinta yang kupilih ini
Membuatku tahan akan perihnya
Membuatku sabar akan jauhnya
perangai abadi yang ku tempuh

saatku ungkapakan cintaku
dan ku percayakan cintamu
kuyakin
kaulah yang ku tuju
kaulah yang ku temani
yang akan kujaga sampai nanti tetap kujaga



- manu -

Followers