Ia langkahkan kakinya
Mengalir ringan diatas awan putih itu
Masih terbawa seribu wangi cinta dalam parasnya
Engkaulah yang datang
kau yang beri keindahan dalam detik sepiku
Disaat semua teriakan tawa tak mampu beriku ceria
disaat kedua sayapku tak mampu lagi mengalir bersama angin
dan disaat kesepuluh bidadariku tak mampu lagi beriku kenikmatan
Inikah cintamu?
Bukan, ini hanya kau yang terjelma dari nafsumu.
Inikah engkau yang kucari?
Bukan, ini hanya kau yang menjelma menjadi aku.
Terimakasih tlah membuat cintaku tertinggal dan semu
cerdik tuk bermain dalam kasidah cinta yang terlalu suci
membuatnya berbercak dosa
mencuri semua kebijaksanaan untuk tetap di jalanNya
biarlah ini menjadi kesenanganku
biarlah ini menjadi kenakalan masa mudaku
lalu kubiarkan ini menjadi penghianatan hatiku
karena kisah ini, belum ingin aku akhiri
bersamamu, aku kembali berdiri
-manu-
Selasa, 27 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar